bahaya obesitas
Bahaya Obesitas Bagi Kesehatan
Saat
ini Obesitas yang lebih di kenal dengan sebutan kegemukan merupakan
permasalahan yang sulit di atasi karena gaya hidup seseorang tidak
teratur dan bermalas-malasan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO : World
Health Organization) telah mendeklarasikannya sebagai epidemik global.
Penderita obesitas meningkat tidak saja di negara-negara maju, tetapi
juga di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Obesitas atau
kegemukan dapat menyebabkan penderitanya kurang percaya diri bahkan
merupakan sumber dari berbagai macam penyakit serius seperti stroke dan
serangan jantung, tak sedikit penderita obesitas yang meninggal akibat
serangan jantung.
Bahaya
dari obesitas menunjukkan betapa pentingnya untuk menurunkan dan
menjaga berat badan. Namun, Kebanyakan orang sering menganggap sepele
obesitas dan mengira dapat di atasi dengan cara-cara yang instan seperti
mengurangi pola makan (diet) yang mengharuskan mengurangi asupan
nutrisi-nutrisi tertentu atau mengurangi jatah makan dari porsi
idealnya. Memang benar cara tersebut mampu mengurangi berat badan
(bahkan tidak jarang secara signifikan), namun memiliki resiko yang
cukup besar terhadap kesehatan anda karena tubuh akan kehilangan atau
kekurangan nutrisi-nutrisi penting yang sangat dibutuhkan. # Bahaya Obesitas Bagi Kesehatan
Beberapa Penyakit Yang Timbul Akibat Obesitas
Banyak
ahli sepakat bahwa semakin tinggi tingkat obesitas maka semakin tinggi
pula resiko gangguan kesehatan dan penyakit yang akan anda derita.
Seseorang yang mengalami obesitas menghadapi berbagai bahaya dan ancaman
penurunan kesehatan daya tahan tubuhnya serta memicu munculnya resiko
berbagai penyakit yang serius bahkan mematikan. Kelebihan berat badan
mempengaruhi hampir seluruh sistem tubuh, akibatnya dapat menimbulkan
penyakit berbahaya seperti.
- Hipertensi atau darah tinggi, Orang gemuk cenderung memiliki tekanan darah tinggi.
- Diabetes tipe 2, Banyak studi mengungkapkan obesitas berkaitan dengan risiko diabetes.
- Sleep apnea, Gangguan pernafasan yang membuat jalan udara seakan berhenti saat tidur.
- Asam urat, Penderita obesitas empat kali lebih berisiko mengalami asam urat atau gout.
- Kolesterol tinggi, Kegemukan cenderung memicu tingginya kolesterol jahat (LDL).
- Osteoarthritis, Obesitas menyebabkan sendi mengalami tekanan berlebih pada tubuh.
- Kanker, Obesitas punya peran penting dalam pembentukan sel kanker secara aktif.
- Stroke, kelebihan berat badan mengakibatkan lemak menumpuk di pembuluh darah otak.
- Serangan jantung, Lemak berlebih dapat menyumbat pembuluh darah di jantung.

0 komentar